087700992899, 081363257879 info@sewamobilbali.co

Memulai usaha carter mobil di bali pastinya mempunyai tantangan tersendiri. Apalagi jika Anda belum mempunyai modal besar. Juga armada mobil yang hendak disewakan pun mungkin menjadi masalah bagi Anda, pasalnya rental mobil yang sudah ada menggunakan armada baru.

Namun hal tersebut tak perlu menjadi beban untuk Anda, yang terpenting adalah bagaimana Anda sebagai pengusaha rental mampu memberikan kenyaman bagi pelanggan agar merasa puas dengan layanan Anda. Sehingga bisnis sewa mobil di bali akan semakin maju.

Memulai usaha rental mobil mungkin bagi sebagian orang belum mengetahui apa saja yang harus ia lakukan. Maka dari itu, ulasan berikut akan sangat membantu Anda untuk mengembangkan usaha rental mobil, agar para pengunjung di Bali dapat menyewa mobil dengan jasa Anda. Berikut ulasannya.

1. Siapkan Armada

Hal ini menjadi sangat penting dalam berbisnis rental mobil. Bila tak mempunyai armada bagaimana Anda hendak menjalankan bisnis tersebut? Tentu saja mustahil. Karena usaha baru dirintis, Anda dapat menggunakan mobil pribadi yang jarang dipakai untuk berkendara sehari-hari.

Pilihan lainnya, Anda dapat membeli armada baru bila mempunyai cukup modal. Bila tidak, belilah armada bekas dalam jangka waktu pemakaian sekitar 5 tahun.

2. Perlu Karyawan

Di awal-awal memulai rental mobil, Anda belum perlu merekrut karyawan. Apalagi bila mobil yang Anda sewakan hanya ada satu. Mau tidak mau, Anda sendirilah yang harus menjadi supir. Dengan begitu, Anda akan mendengar keluhan atau masukan dari pelanggan agar kedepannya usaha rental mobil Anda tak menemui banyak keluhan.

Bila Anda sudah memerlukan karyawan, rekrutlah untuk bagian supir terlebih dahulu hanya mereka yang memiliki sim A. Hal ini tidak akan menimbulkan masalah bila sang supir menghadapi tilangan kepolisian.

3. Lokasi

Tips carter mobil di bali yaitu menentukan lokasi rental mobil Anda. Hal tersebut agar calon pelanggan dapat memeriksa sendiri kondisi mobil yang hendak digunakan. Mulai dari kondisi ban hingga mesin secara detail.

Bahkan, Anda sebagai pemilik rental dapat meyakinkan calon pelanggan unjuk test drive agar nantinya tidak ada kesalahpahaman bila terjadi sesuatu pada mobil tersebut. Dalam menentukan lokasi, kemudahan pelanggan dalam mengakses lokasi rental mobil Anda serta lokasi strategis menjadi faktor utama.

4. Pemasaran

Agar menarik minat pelanggan dari luar Bali khususnya, pemasaran usaha rental mobil dapat dilakukan dengan media sosial. Cara mudah dan tidak memerlukan banyak uang. Dengan media sosial resmi, maka masyarakat di luar pulau Bali dapat memesan mobil sebelum tiba di Pulau Bali. Tentunya Anda juga harus mempertimbangkan berapa biaya sewa mobil bali yang sesuai berdasarkan jenis kendaraan yang hendak disewakan.

Bila perlu, buatlah website resmi usaha rental mobil Anda dengan memasukan informasi selengkap-lengkapnya dengan syarat penyewaan dan pembayaran. Serta informasi mobil yang tersedia.

5. Hambatan

Hambatan akan terjadi pada setiap bisnis, termasuk bisnis rental mobil. Beberapa hambatan dalam usaha rental mobil seperti mobil hilang dibawa kabur, mobil rusak, atau kecelakaan.

Bahkan jumlah penyewa sedikit. Untuk mengantisipasi hal tersebut, dalam syarat menyewa mobil pelanggan untuk memberikan jaminan pada perusahaan agar mobil tidak dibawa kabur. Selain itu, memberikan denda pada pelanggan jika mobil tersebut mengalami kerusakan.

Menjamurnya bisnis carter mobil di bali menjadi peluang bagi Anda untuk memulai bisnis rental mobil dengan memanfaatkan kendaraan pribadi yang sudah jarang dipakai. Pada awalnya, mungkin saja Anda dapat menjadi pemilik usaha sekaligus supir.

Seiring berjalannya waktu, usaha Anda akan semakin maju, bahkan dapat menambah unit kendaraan keluaran baru. Agar menarik palanggan sebanyak-banyaknya, pemasaran usaha rental mobil dapat dilakukan dengan media sosial dan website resmi.

Message on WhatsApp